Pengobatan Alternatif dan tradisional Penyakit Malaria (demam)



Penyakit malaria disebabkan oleh suatu kuman yang dibawa oleh sejenis nyamuk (anopheles), manakala nyamuk tersebut mengigit seseorang,maka kuman tersebut akan masuk ke dalam tubuh melalui darah sehingga dalam waktu singkat akan menimbulkan rasa panas dingin (suhu panas tinggi tapi penderita merasa dingin). Disamping demam, penderita merasakan pusing kepala disertai muntah kadang-kadang demam ini menyerang hingga setengah hari, jika telah banyak mengeluarkan keringat, maka badan terasa seperti segar kembali, begitu terus berulang-ulang kadang-kadang setiap 3 atau 4 hari sekali datang/kumat kembali.
Jika hal ini di diamkan berlarut-larut, sangatlah besar bahayanya, terutama jika terserang jenis malaria tropica yang lambat laun dapat merusak limpa penderita, yakni limpa membengkak sehingga besar kemungkinan membawa kemtian karena limpa pecah.

Untuk Penjagaan /perawatan:
Usahakan banyak beristirat, serta banyak memakan buah-buahan/sayur-sayuran segar, hati dan telur.
Disamping itu tempat tinggal anda di usahakan bebas dari sarang-sarang nyamuk biasanya pada air-air yang tergenang.

Pengobatannya:
Karena penderita ini berakibat kekurangan darah,maka disamping ramuan-ramuan tertentu juga ditambah dengan ramuan penambah darah.

Obatnya:
Satu helai daun pepaya gantung ditumbuk halus, campur dengan 1 sendok teh daun meniran, beri 2 gelas air, godog hingga mendidih selama 15 menit, lalu disaring.
Setelah agak dingin, lalu diminum bersama sedikit gula batu sehari 2 kali satu gelas.
Atau boleh juga meminum air godogan brotowati (patrawali=sunda) dengan dibubuhi sedikit gula batu.

Keterangan:
Umumnya obat penyembuh malaria, segala ramuan/jamu yang rasanya pahit sekali.

Obat penambah darah:
Sebuku jari tangan bidara laut, 10-15 lembar daun tapak liman serta satu sendok makan kacang hijau.

Caranya:
Semua bahan ditumbuk ala kadaranya (jangan dihaluskan) lalu beri 3 gelas air dan kemudian digodog hingga mendidih, kira-kira sudah menjadi 2 gelas, kemudian angkat serta dinginkan. Selanjutnya dapat diminum dengan di bubuhi 1 sendok madu asli sehari 2 kali 1 gelas.

0 Response to "Pengobatan Alternatif dan tradisional Penyakit Malaria (demam)"